Senin, 15 April 2013


Menangani Korban Overdosis
Kutipan berikut disalin dari buletin Infos (Informasi Kios) yang ditulis oleh R Sekar Wulan Sari.
Penyebab Overdosis

-Penggunaan (narkoba) secara bertubi-tubi (rentang waktu yang terlalu
singkat)
-Penggunaan setelah berhenti (karena menjalani detoks/rehab) dalam kurun waktu tertentu
-Penggunaan yang terlalu banyak
-Penggunaan secara bersamaan antara putaw, pil, atau alkohol
-Penggunaan semasa terapi naltrexone

Ciri-ciri Korban Overdosis
-Tidak ada respons
-Tidur mendengkur
-Bibir dan kuku membiru
-Tubuh dingin dan kulit lembab
-Kejang-kejang

Pertolongan Pertama
-Baringkan penderita di tempat tidur dan angkat dagu korban
-Tekan hidung penderita dengan jari
-Tiup napas bantuan sebanyak dua kali secara perlahan
-Pastikan dada penderita bergerak naik turun
-Goyangkan badan penderita untuk mendapatkan respon
-Bila tidak ada respon, bawa penderita ke RS terdekat
-Jangan panik dan jangan menunda waktu

Yang Tidak Boleh Dilakukan
-Memberi air minum, air garam, atau menyuntik penderita dengan air jeruk
-Penderita disiram air atau dimandikan agar dia sadar, karena hal tersebut akan menyebabkan berubahnya suhu tubuh dan membuatnya shock. Efek lain, paru-paru korban bisa terendam air.
-Membuat penderita sadar dengan cara mengupayakan penderita berdiri dan berjalan-jalan

Catatan:
-Sebagian besar korban overdosis terjadi saat dirinya menggunakan putaw sendirian. (jy)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar